Bisnis

Ketaatan Bayar Pajak, Dorong Kemandirian Fiskal Pandeglang

Bupati Irna Narulita memberikan penghargaan kepada 100 wajib pajak yang terdiri dari perusahaan, pengusaha hotel, restoran, perbankan, BUMN dan tempat hiburan

Wartahotnews  –  Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) memberikan penghargaan kepada 100 wajib pajak yang terdiri dari perusahaan,  pengusaha hotel, restoran, perbankan, BUMN dan tempat hiburan. Bupati Irna yang memberikan penghargaan mengungkapkan, ketaatan wajib pajak ini akan akan mendorong kemandirian fiskal Kabupaten Pandeglang. Kata Irna saat berikan penghargaan secara simbolis kepada sepuluh (10) perusahaan, (4/12) di Rizki Hotel.

Irna juga mengucapkan terimakasih kepada wajib pajak yang sudah menunjukan ketaatannya dalam membayar pajak. Dikatakannya,  pajak ini merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Kabupaten Pandeglang,

” Saya ucapkan terimakasi atas ketaatannya,  Saya bangga selaku Bupati Pandeglang,  karena kami punya cita – cita besar bagaimana pandeglang bisa maju.  Selama ini,  kami terus mengandalkan keuangan bantuan pusat dan Provinsi Banten. Kedepan kami ingin memiliki fiskal yang mandiri salah satunya dari pajak ini,” jelasnya panjang lebar

Tidak hanya menuntut wajib pajak untuk menunjukan ketaatannya,  Irna meminta kepada BP2D agar mempermudah proses pembayaran bagi wajib pajak,

” Harus ada trobosan agar meningkatkan  daya tarik bagi wajib pajak. Kami menghimbau kepada seluruh petugas pajak untuk dapat memberikan pelayanan yang baik agar mereka lebih cepat dan mudah,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama Didi Jukardi, Sekretaris Dinas DP2D mengatakan kurang lebih ada 100 wajib pajak yang mendapatkan penghargaan karena taat membayar pajak tahun 2018. Dari seratus wajib pajak,  secara simbolis diberikan kepada sepuluh yaitu PT. Bank Mandiri,  PT. Sinar Sosro, Merry Shanti,  PT Banten West Java, PT. Bjb Syariah,  Horison Altama, Riz Hotel, Pulau Kelapa Coconut,  DM Wisata Tirta,  dan Cv Cibaliung Mandiri,

” Pemberian penghargaan ini guna merangsang kepada wajib pajak agar  menjadi wajib pakai yang baik. Penghargaan ini kedua kalinya dan akan terus dilakukan tiap tahun,” katanya.

Jika ada reward,  tentu ada sebuah funishment, dikatakan Didi,  jika wajib pajak tidak membayar kewajibannya pihak DP2D akan melakukan teguran dengan mendatangi wajib pajak,

” Jika terkait PBB maka akan dipasang stiker besar dengan tulisan belum bayar pajak. Jika  reklame tentu akan kita  tutup, dan apabila  tanah, kita pasang pelang belum bayar pajak.  Hal ini kita lakukan selama tiga kali,  sejauh ini mereka sangat komunikatif setelah ada teguran, ” jelasnya.(rls/cr)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Website Murah & Profesional
Close