Banten

Yanti Komalasari Menangis, Saat Rumahnya Diresmikan

Wartahotnews – Yanti Komalasari warga Kampung Kebon Baru Desa Panimbangjaya Kecamatan Panimbang berlinang air mata saat rumahnya diresmikan oleh Direktorat Jendral Penyediaan Perumahan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid. Pembangunan rumah ini dari anggaran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2018.

“Saya sangat senang, dan mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati dan Bapak Menteri, dengan adanya bantuan BSPS ini kami bisa membangun rumah yang layak huni,” Kata Yanti usai peresmian oleh Dirjen Penyediaan Perumahan yang didampingi oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kamis (4/4).

Menurut Yanti, hampir dua puluh tahun dirinya tidak memiliki rumah yang layak huni. “Kalau tidak ada bantuan mungkin rumah ini tidak akan berdiri. Karena ada bantuan, jadi kami mengupayakan semaksimal mungkin untuk membangun rumah,” ujarnya.

Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan, se Indonesia data dari tahun 2014 kurang lebih ada 3,4 juta rumah yang belum layak huni. Jumlah ini kata dia, juga ada di wilayah Pandeglang. “Dengan program ini akan kita tuntaskan. Tadi saya  lihat masih ada rumah yang tidak layak huni,  kalau tanahnya punya sendiri silahkan ajukan, nanti dibantu dengan program BSPS,” katanya.

“Dengan jumlah 30 juta memang tidak mungkin cukup untuk membangun rumah, namun karena ini swadaya jadi saling membantu supaya rumahnya menjadi sehat,” ujarnya.

Menurutnya, di seluruh Indonesia peruntukan bantuan BSPS kurang lebih 206.500 unit. Bantuan swadaya ini, kata Khalawi sangat membantu masyatakat. “Pengalaman keliling Indonesia  saya kira masyarakat sangat mengharapkan bantuan ini. Inilah upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat mendapatkan rumah layak huni, lihat saja 30 juta bisa semegah ini kan tidak mungkin, kadang ada bantuan dari warga lainnya seperti di Jawa tengah banyak bantuan dari warga sekitar,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Syarif Hidayat mengatakan, bantuan ini dari anggaran BSPS reguler tahun 2018. Kata dia, BSPS ini besarannya ada dua bentuk yakni sebesar 15 juta dan 30 juta. “Semua anggaran dari Kementerian baik reguler maupun backlog, yang 15 juta istilahnya peningkatan kualitas dan kalau yang 30 juta merupakan pembangunan baru,” tuturnya.

Masih kata Syarif Hidayat, untuk kuota BSPS tahun 2018 hampir 2.000 unit lebih yang dialokasikan dari program BSPS reguler dengan anggaran kurang lebih hampir 60 miliar. “Dalam kurun waktu 2016-2018 kurang lebih 4.478 unit terbangun rumah layak huni, rencananya tahun 2019 akan diajukan 1.200, namun apabila ditambah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bisa mencapai 2.000 lebih,” terangnya

Terpisah, Camat Panimbang Suaedi Kurdiatna mengatakan, di Kecamatan Panimbang yang mendapatkan bantuan dari program BSPS sebanyak 383 unit. Jumlah itu kata Edi, 183 dari reguler, program percepatan 150 unit dan 50 dari Backlog. “Untuk tahun ini kami ajukan seluruh Desa masing-masing 50 unit,” ujar Edi.(rls/bj)

 

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Website Murah & Profesional
Close