BantenPolitik

Sekretaris MUI Kota Serang : Upaya Mencegah Kampanye Di Tempat Ibadah

Wartahotnews. Peraturan KPU No.4 Tahun 2017 tentang larangan dan saksi, disebutkan bahwa kampanye dilarang menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan.

Terkait peraturan KPU tersebut, Amas Tajudin, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang mengatakan, tidak dibenarkan menggunakan masjid dijadikan tempat pemenangan sebuah kampanye partai politik karena bisa menyebabkan perpecahan atau kecenderungan masyarakat berpecah-belah.

“ Oleh karena itu, masjid bukan kepentingan partai politik dan masjid bukan bagian dari kepentingan partai politik, umat Islam menggunakan masjid untuk kepentingan keumatan “ kata Amas Tajudin, Sekretaris MUI Kota Serang.

Lebih lanjut Amas Tajudin mengatakan, kita harus mendefinisikan tempat ibadah itu bukan hanya masjid, tetapi semua tempat Ibadah.

Untuk mencegah kampanye di tempat Ibadah pihak yang terkait dengan urusan masjid harus mampu menahan diri tidak kampanye di masjid. DKM harus mampu menahan diri terhadap kepentingan atau intervensi pihak-pihak yang terkait dengan partai politik.

Dikatakan  Amas Tajudin, jika ada masjid yang digunakan untuk kepentingan partai politik , MUI Kota Serang akan mengingatkan bahwa masjid itu milik semua umat dan bukan milik perorangan.

Kepada penyelenggara dan pengawas pemilu, Amas Tajudin mengharapkan adanya penjelasan apa saja yang dilarang dilakukan .

“ Apa sih point-point yang dilarang untuk dilakukan, jangan sampai  masyarakat dibiarkan mendefinisikan sendiri, jadi harus ada panduan “ tegas Amas Tajudin, Sekretaris MUI Kota Serang.(Gs)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Website Murah & Profesional
Close