BantenNusantara

KPK TETAPKAN WALIKOTA CILEGON TB.IMAN ARIADI SEBAGAI TERSANGKA

 

Wartahotnews. Walikota Cilegon Banten Tubagus Iman Ariadi diduga melakukan tindak pidana suap terkait proyek pembangunan pusat perbelanjaan mal di Cilegon.

Penjelasan ini disampaikan Wakil Ketua KPK Basariah Pandjaitan di Kantor KPK Kuningan Jakarta  “ Diindikasikan menerima suap bertujuan untuk memuluskan proyek perizinan Amdal yaitu rekomendasi Amdal sebagi salah satu persyaratan perijinan mal “

Selain menetapkan Walikota Cilegon Tubagus Iman Ariadi sebagai tersangka, KPK menetakan 5 orang tersangka lainnya, diantaranya pihak penerima suap yaitu ADP Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon, dan H dari pihak swasta.  Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 junto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Sedangkan pihak yang dituduh memberi suap adalah BDU, TDS dan EW disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 aat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 junto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

“ Info di lidik kita, TIA ( Tubagus Iman Ariadi ) meminta sejumlah dana sebesar Rp 2,5 miliar yang harus dipenuhi dulu supaya dikeluarkan izin Amdal, kemudian terjadi tawar menawar kedua belah pihak dan disepakati Rp 1,5 miliar “ jelas Wakil Ketua KPK Basariah Pandjaitan.

Disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Basariah Pandjaitan bahwa atas petunjuk Walikota Tubagus Iman Ariadi dipilihlah klub sepak bola Cilegon United Footbal yang digunakan sebagai sarana untuk menyamarkan dana agar tercatat dalam bentuk CSR ( Corporate Social Responbility ) atau sponsor perusahaan.

“ Ini modus baru mereka sepakati seolah-olah CSR perusahaan tersebut Rp 800 juta dan Rp 700 juta dari perusahan tersebut “ jelas Wakil Ketua KPK Basariah Pandjaitan.

Terkait kasus ini, KPK menyegel beberapa ruangan diantaranya kantor Badan Perzinan Terpadu  dan Penanaman Modal Kota Cilegon, Kantor Cilegon United Footbal dan beberapa ruang kantor PT. KIEC, PT. BA

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jasa Website Murah & Profesional
Close